Oase Hati

Benarkah Kita Mencintai Allah?

Satu kalimat pendek ini seharusnya selalu tertambat di hati sanubari kita, karena cinta kita kepada Allah merupakan ukuran keimanan serta menjadi pembeda dengan orang kafir, sebagaimana firman Allah, “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat mencintai Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim ... Read More »

Kesalehan Personal dan Sosial Calon Penghuni Surga

Kualitas dan derajat keimanan seorang muslim tidak hanya diukur dari kesungguhan dan ketekunannya dalam beribadah kepada Allah. Tidak cukup orang disebut beriman bila hanya tekun menjalankan ibadah shalat, puasa, menunaikan ibadah haji dan ibadah lain yang bersifat personal, namun mengesampingkan ibadah yang berkaitan dengan kepentingan sesama. Allah telah berfirman, `Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan ... Read More »

Fitnah Lebih Kejam Daripada Pembunuhan

Dalam bahasa Al Qur’an kata fitnah memiliki makna yang berbeda dengan kata fitnah dalam bahasa Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam surat Al Baqarah ayat 191, “Wal fitnatu asyaddu minal qotli….” yang artinya “Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan..” Imam Ibnu Katsir menjelaskan kata ‘fitnah’ disini dengan makna ‘syirik. Sedangkan dalam surat Al Baqarah ayat 217 “Wal fitnatu akbaru minal qotli…” ... Read More »

Menikmati Manisnya Ujian Iman

Pernyataan iman menjadi pembeda antara seorang beriman dengan mereka yang tidak beriman. Sebagaimana Rasulullah telah sampaikan ketika menjawab pertanyaan malaikat Jibril tentang apa itu iman, yaitu, “Engkau beriman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman dengan takdir, yang baik dan yang buruk.” (Hr. Muslim). Pernyataan iman tentu tidak cukup hanya berhenti di hati dan lesan tetapi juga ... Read More »

Solusi Menghadapi Kesulitan Hidup

Ujian dan cobaan dalam berbagai bentuk menjadi bagian yang tidak lepas dalam kehidupan manusia. Bukankah Allah sengaja menciptakan manusia dalam kondisi “fi kabad” yakni, dalam keadaan susah, payah, sempit dan sulit? Allah berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah”. (Qs. Al Balad: 4) Berkenaan dengan makna “fi kabad” Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jaza’iri menjelaskan, “Fi kabad, ... Read More »

Bahaya Berita Bohong di Media Sosial

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” [Qs. Al Hujurat : 6]. Perkembangan media sosial telah mengubah tatanan komunikasi manusia. Dunia seolah menjadi sempit karena daya jelajah media menjadi lebih luas, cepat ... Read More »

MEMAHAMI MAKNA TAWAKAL

Tawakal berasal dari kata ‘tawakala’ atau ‘wakal’ yang berarti mewakilkan. Tawakal berarti memberikan perwakilan, kepasrahan dan penyerahan diri total kepada Allah. Ada yang menyatakan bahwa tawakal adalah kesungguhan hati untuk bersandar diri hanya kepada Allah. Tawakal ialah keyakinan yang sungguh-sungguh seorang hamba bersama Allah tanpa ketergantungan pada pihak lainnya. Allah Ta’ala berfirman, ”Dan barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan ... Read More »

Ikhtiar, Tawakal Dan Pasrah

Gambaran sederhana namun dapat menjelaskan dengan tepat tentang makna tawakal adalah kisah tentang seorang laki-laki dan untanya. Dalam suatu riwayat disebutkan ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dengan mengendarai unta. Ia bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah untaku aku biarkan saja?” Dijawab oleh Rasulullah, “Jangan. Ikatlah dahulu unta itu, barulah bertawakal.” (HR. Tirmidzi dan dihasankan Al Albani ) Rasulullah mengajarkan pada kita, ... Read More »

Jangan Mengutuk dan Berbicara Kotor

Mengutuk dan sumpah serapah dalam kehidupan sekarang ini sudah menjadi hal yang biasa. Padahal Islam mengajarkan, seorang yang sempurna akhlaknya adalah orang yang paling jauh dari kata-kata kotor, kutukan, sumpah serapah dan kata-kata keji lainnya. Ibnu Mas’ud Radhiallaahu anhu meriwayatkan, Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda, “Seorang mukmin itu bukanlah seorang yang tha’an, pelaknat, (juga bukan) yang berkata keji dan ... Read More »

MAKNA TAWAKAL

Tawakal berasal dari kata ‘tawakala’ atau ‘wakal’ yang berarti mewakilkan. Tawakal berarti memberikan perwakilan, kepasrahan dan penyerahan diri total kepada Allah. Ada yang menyatakan bahwa tawakal adalah kesungguhan hati untuk bersandar diri hanya kepada Allah. Tawakal ialah keyakinan yang sungguh-sungguh seorang hamba bersama Allah tanpa ketergantungan pada pihak lainnya. Allah Ta’ala berfirman, ”Dan barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan ... Read More »