Kemuliaan Jalan Takwa

Kemuliaan Jalan Takwa

kemuliaan jalan takwa

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183). Jelas dan tegas Allah menjadikan takwa sebagai target utama bagi hamba-Nya yang menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memahami makna takwa yang sesungguhnya sebagai visualisasi target yang akan kita capai melalui ibadah puasa. Kita juga harus meyakini bahwa takwa adalah jalan kemuliaan yang harus kita capai.

Secara etimologis kata taqwa merupakan bentuk masdar dari ittaqâ–yattaqiy ittaqâ–yattaqiy yang berarti “menjaga diri dari segala yang membahayakan”. Kata ini berasal dari kata waqa-yagi-wiqayah yang berarti “menjaga diri menghindari dan menjahui” yaitu menjaga sesuatu dari segala yang dapat menyakiti dan mencelakan. Taqwa mengandung pengertian yang berbeda-beda di kalangan ulama, namun semuanya bermuara pada satu pengertian yaitu, seorang hamba melindungi dirinya dari kemurkaan Allah azza wa jalla dan juga siksa-Nya. Hal itu dilakukan dengan melaksanakan yang diperintahkan dan menjauhi yang dilarang-Nya.

Afif Abdulullah Al Fahah Thabbarah mengatakan takwa adalah seorang memelihara dirinya dari segala sesuatu yang mengundang kemarahan Allah dan dari segala sesuatu yangmendatangkan mudharat baik dirinya maupun orang lain. Ibnu Rajab rahimahullah berkata bahwa asal takwa adalah seorang hamba membuat pelindung yang melindungi dirinya dari hal-hal yang ditakuti. Jadi ketakwaan seseorang hamba kepada Rabnya adalah ia melindungi dirinya dari hal-hal yang dia takuti, yang datang dari Allah berupa kemurkaan dan azab-Nya yaitu melakukan ketaatan kepada-Nya dan menjauhi kemaksiyatan kepada-Nya.

Orang-orang bertakwa diberi berbagai kelebihan oleh Allah Swt, tidak hanya ketika mereka di akhirat nanti tetapi juga ketika mereka berada di dunia ini. Beberapa kelebihan mereka disebutkan di dalam al-Quran, antara lain: (1) Dibukakan jalan keluar pada setiap kesulitan yang dihadapinya (2) Dimudahkan segala urusannya (3) Dilimpahkan kepadanya berkah dari langit dan bumi (4) Dianugerahi furqân, yakni petunjuk untuk dapat membedakan yang hak dan bathil dan (5) Diampuni segala kesalahan dan dihapus segala dosanya.

Dalam Qs. Ali Imron ayat 102 Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benarnya taqwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” Jika seorang ingin mencapai derajat takwa mustahil ia dapatkan dalam waktu yang sekejap melainkan melalui proses yang sangat panjang dengan izin Allah. Allah pun tidak melihat hasil melainkan proses melalui ujian-ujian yang diberikan pada hamba-Nya baik dalam bentuk kebaikan maupun keburukan, kelonggaran maupun kesempitan dan sebagainya. Allah pun memberikan keluasaan untuk memilih bagi hamba-Nya dua jalan yang terbentang dihadapannya berupa jalan fujur dan takwa sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an.

Ketika seorang memilih jalan fujur maka jalan menuju takwa akan terhambat bahkan tertutup. Dan jika memilih jalan taqwa berarti segala proses, jalan-jalan menuju ketakwaan akan ia tempuh, bagaimanapun beratnya perjalanan. Sebagaimana perjalanan Salman Al Farisyi dan Abu Dzar Al Ghifari mencari hidayah Allah. Setelah mereka mendapatkan hidayah Allah kemudian mereka mempertahankan hidayah itu dengan usaha ikut berjuang mengembangkan dan menyebarkan Islam ke penjuru dunia.

Surat Al Hujurat (49) ayat 13 Allah berfirman,  “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling takwa di antara kamu.” Kita ingat bahwa sungguh Islam telah meninggikan derajat Salman Al Farisyi dan Bilal bin Rabah sebagai sosok budak dan telah menurunkan kemuliaan berupa kehinaan Abu Lahab karena kekufurannya. Hal ini diperjelas dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad yang menegaskan bahwa, ‘Sesungguhnya seutama-utama manusia denganku adalah orang-orang yang takwa, siapapun dan bagaimanapun keadaan mereka.” (dari beberapa sumber/Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*