Membaca Kekuasaan Allah pada Penciptaan Binatang

Membaca Kekuasaan Allah pada Penciptaan Binatang

Ilmu pengetahuan modern menegaskan bahwa setiap makhluk hidup yang ada di dalam kosmos ini berasal dari sel hidup yang sebagian besar terbentuk dari air, seperti yang tertuang dalam Al Qur’an. Di samping itu juga menegaskan bahwa dalam kerajaan binatang terdapat berbagai macam jenis hewan. Ada yang melata seperti reptil, ada yang berjalan dengan dua kaki seperti manusia dan ada pula yang berjalan dengan empat kaki seperti hewan ternak. Mempelajari kehidupan berbagai jenis binatang akan mengatar kita pada keimanan yang makin sempurna. Menyadarkan kita pada kekuasaan Allah yang Maha Besar.

Allah telah berfirman, ”Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian darinya kamu makan, dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut.” (Qs. Al Mu’minun : 21-22) Di ayat lain Allah berfirman, ”Dan pada penciptaan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini” (QS. Al Jatsiyah : 4)

Dengan memperlajari ilmu tentang binatang kita juga bisa makin menyadari betapa luas kasih sayang Allah pada Manusia. Dia ciptakan hewan untuk memenuhi kebutuhan manusia. ”Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan.” (QS. An Nahl : 5)  ”Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” (QS. An Nahl : 7) “Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.” (QS. An Nahl : 66)  (Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*