Berapa Volume Sumur Zam-Zam?

Berapa Volume Sumur Zam-Zam?

Banyak kisah dan cerita tentang keajaiban air Zam-zam. Namun yang sering menjadi pertanyaan, dari mana sumber air sumur Zam-zam?. Lalu seberapa besar volume air di dalam sumur Zam-zam sehingga aliran airnya tidak pernah habis sejak zaman nabi Ibrahim hingga sekarang? Jumlah pasti volume air Zam-zam memang sulit diketahui namun dari uji pemompaan (pumping test) diketahui bahwa sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik atau sekitar 40.000 liter per jam. Namun ada penelitian lain yang menyebutkan uji pemompaan  pada volume 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 menit setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan di sekitar Makkah.

 

miracle-of-zamzam-water

Penelitian geologis menunjukkan adanya beberapa celah sumur dibawah tempat thawaf Celah-celah atau rekahan ini  mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm dengan ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil ke arah Shaffa dan Marwa. Keterangan geometris lainnya, kedalaman total dari bibir sumur hingga dasar sumur  30 meter,  kedalaman air dari bibir sumur 4 meter. Kedalaman dari mata air sampai dasar sumur 17 meter dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.
Dari mana air Zam-zam berasal? Sumber air sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Mekah Kota Mekah terletak di lembah sehingga memungkinkan air hujan yang turun diseluruh kawasan lembah terkumpul di dasar cekungan. Menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan air hujan ternyata tidak terlalu luas karena hanya berada di kawasan  seluas 60 Km2 saja. Oleh karena itu pihak pemerintah Arab Saudi telah bekerja dengan keras untuk tetap memelihara kawasan cekungan daerah tangkapan air hujan di sekitar Mekah.(dari beberapa sumber/Anton).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*