Ketika Sakit, Ingatlah Doa Nabi Ayub Dan Zakaria

Ketika Sakit, Ingatlah Doa Nabi Ayub Dan Zakaria

Banyak ayat dalam al Qur’an yang menunjukkan kekuatan doa dalam menyembuhkan penyakit. Sebagaimana kisah nabi Ayub yang telah bertahun-tahun menderita penyakit dan akhirnya disembuhkan oleh Allah karena keiklasan dan doa-doanya. Allah berfirman, “Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.” (QS. Al Anbiyaa’, 21:83-84)

Demikian juga kisah nabi Zakaria, “Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (Qs. Al Anbiyaa’, 21:89-90)

Allah juga telah berjanji akan mengabulkan doa dan permohonan hamba-Nya. “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah, 2:186) Oleh karena itu, berdolah. (Harun Yahya/ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*