Rasulullah Menganjurkan Tidur Siang, Manfaatnya Luar Biasa

Rasulullah Menganjurkan Tidur Siang, Manfaatnya Luar Biasa

Banyak orang menilai tidur siang sebagai kebiasaan para pemalas. Mereka membuang waktu untuk tidur ketika yang lainnya sedang bekerja dan beraktivtas. Padahal sesungguhan Al Qur’an dan Rasulullah justru menganjurkan tidur siang meskipun sejenak. Oleh karena itu, sungguh mengherankan bila masih ada kaum muslimin yang justru menolak bahkan menggugat kebiasaan yang telah dituntunkan Rasulullah. Tidur siang menjadi semakin penting ketika di  10 hari terakhir bulan Ramadhan seperti sekarang ini kaum muslimin lebih banyak melakukan i’tikaf pada malam hari di masjid.

Allah telah berfirman, “Dan diantara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengar.“ [Qs. Ar-rum: 23] Sementara Rasulullah bersabda dinukilkan oleh Anas bin Malik, “Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albanit dalam Ash-Shahihah no. 1637: isnadnya shahih)

Apa hikmah dibalik perintah istirahat atau tidur singkat disiang hari? Ternyata manfaatnya sungguh luar biasa. Salah satunya dapat menyegarkan otak setelah seharian bekerja dan melakukan berbagai aktivitas. Istirahat sejenak akan memberi kesempatan otak dan seluruh tubuh rehat agar bisa optimal bekerja kembali sesudah istrahat. Dengan tidur sejenak memberi kesempatan bagi otak untuk menyusun sel dan gelombang yang menyelimuti dindingnya. Para peneliti membuktikan, tidur sejenak di siang hari akan memperkuat ingatan, dan memperkuat respon memori otak.  Tidur siang sejenak juga terbukti dapat dapat meningkatkan produktivitas para pekerja.

Para peneliti dari Universiti Lubeck Jerman telah melakukan ujian diagnostik terhadap 52 sukarelawan. Para sukarelawan diminta untuk tidur dalam waktu tertentu tanpa membedakan waktu siang atau malam. Dan hasilnya ternyata tidur singkat di siang hari sama pentingnya dengan tidur di malam hari. Para peneliti mengatakan, tidur siang hari sebentar yang disebut dalam Islam dengan istilah ‘qailullah’ itu sangat berguna sama seperti tidur di malam hari. Mereka menjelaskan bahwa dari perspektif sikap dan perilaku, tidur siang adalah sama seperti tidur malam berkaitan dengan fungsi kognitif seseorang. Bagi para pekerja, pegawai, dan mereka sibuk berkegiatan di siang hari tentu bisa mengatur sendiri jadwal tidur siangnya. Sempatkan tidur sejenak dalam posisi yang paling nyaman di tempat yang paling memungkinkan, dan raih manfaatnya yang luar biasa.

Al Qur’an dan Rasulullah telah memberi informasi tentang manfaat istirahat dan tidur sejenak di siang hari, mengapa masih banyak yang meragukannya? (Anton/beberapa sumber)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*