Awas Tertular Virus Kemunafikan

Awas Tertular Virus Kemunafikan

Munafik adalah terminologi untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama Islam, namun sebenarnya hati mereka memungkirinya. Dalam Al Qur’an terminologi ini merujuk pada mereka yang tidak beriman namun berpura-pura beriman.  “Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata, “Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah”, dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan. Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.”  (Surah Al-Munafiqun 63:1-3).

Virus munafik bisa menyebar dan menempel pada siapapun seperti virus yang membawa penyakit. Orang yang telah terserang penyakit ini tidak mungkin mendapatkan keberuntungan selamanya, kecuali jika bertaubat. Di dalam hati mereka terdapat penyakit dan Allah menambah lagi penyakitnya itu, karena mereka adalah pendusta. Mereka adalah para penjual akhirat dengan kesenangan sesaat di dunia, berpura-pura menampakkan keislaman, namun hatinya memendam kekufuran dan keingkaran yang tidak terhingga. Allah telah menegaskan bahwa apapun yang mereka lakukan tidak akan bernilai sama sekali, sebagaimana firman-Nya, “Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (al-Qur’an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.” (QS. 47:9)

Berikut ini beberapa ciri orang yang sudah terjangkit virus penyakit munafik, semoga kita bisa menghindari virus penyakit berbahaya ini:

  1. Berdusta. Mereka adalah para pendusta yang dengan mudah membungkus keimanan untuk tujuan dunia semata. Mereka ingkar kepada Allah namun mengaku beriman. Allah telah berfirman: “Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata, “Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah”. Dan Allah mengetahui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui, bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.” (QS. 63:1)
  2.  Membuat Kerusakan di Bumi. Mereka sering membuat kerusakan di muka bumi dengan berkedok kebaikan. Allah berfirman,  “Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.” (QS. 2:11-12).
  3. Meremehkan Orang Beriman. Karakter dasar mereka adalah meremehkan bahkan menghina kaum beriman, sebagaimana firman Allah, “Apabila dikatakan kepada mereka, “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman. Mereka menjawab, “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang bodoh itu telah beriman”. Ingatlah, 
  4. Berpenampilan Menipu. Hati-hati, mereka pandai bersilat lindah, mulut mereka manis, penampilan mereka menarik dan meyakinkan, namun hati mereka amat dengki terhadap Islam dan kaum mukmin. “Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar.” (QS. Al-Munafiqun: 4)
  5. Riya’ dan Malas dalam Beribadah. Mereka melakukakan ibadah dengan terpaksa hanya untuk menutupi kemunafikannya. Mereka beribadah hanya menebar riya’ untuk mengelabui kaum beriman. “Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut nama Allah, kecuali sedikit sekali”. (QS. 4:142) Di ayat lain Allah berfirman, “Dan mereka tidak mengerjakan shalat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.” (QS. 9:54).
  6. Berkhianat dan Ingkar Janji. Rasulullah dengan tegas menjelaskan bahwa kaum manafik adalah mereka yang suka berdusta, berkhianat dan ingkar janji, sebagaimana sabda beliau, Sementara Rasulullah bersabda, “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu; jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari dan jika dipercaya berkhianat” (Hr. Bukhari, Muslim, Abu Daud, Turmudzi dan al-Nasa’i)

Berhati-hatilah bila menghadapi orang dengan membawa virus kemunafikan ini. Hindari agar tidak tertular virus berbahaya ini. (Anton/Zainul Muslimin)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*