Bagaimana Rasulullah Berpuasa Ramadhan ?

Bagaimana Rasulullah Berpuasa Ramadhan ?

Sungguh nikmat bila kita bisa menunaikan ibadah puasa Ramadhan seperti yang dilakukan Rasulullah. Banyak amalan ibadah yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan bulan mulia penuh keberkahan. Bagaimana Rasulullah berpuasa di bulan Ramadhan? Berikut ini beberapa hadist terkait dengan hal tersebut:

1. Diriwayatkan dari Umar bin Khaththab ra. telah bersabda Rasulullah Saw: Apabila malam sudah tiba dari arah sini dan siang telah pergi dari arah sini, sedang matahari sudah terbenam, maka orang yang puasa boleh berbuka. ( H.R : Al-Bukhary dan Muslim)
2. Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad : Sesungguhnya Nabi saw telah bersabda : Manusia ( ummat Islam ) masih dalam keadaan baik selama mentakjilkan (menyegerakan) berbuka. ( H.R : Al-Bukhary dan Muslim)
3. Memperbanyak doa ketika berbuka: Dari Abdullah bin Amr bin Ash, “Rasulullah SAW bersabda, “Bagi orang yang berpuasa ada doa yang tidak akan ditolak ketika berbuka.” (HR. Ibnu Majah)
4. Diriwayatakan dari Anas ra., ia berkata : Rasulullah Saw berbuka dengan makan beberapa ruthaab (kurma basah ) sebelum shalat, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, kalau tidak ada maka dengan meneguk air beberapa teguk. ( H.R : Abu Daud dan Al-Hakiem )
5. Diriwayatkan dari Salman bin Amir, bahwa sesungguhnya Nabi Saw. telah bersabda : Apabila salah seorang diantara kamu puasa hendaklah berbuka dengan kurma, bila tidak ada kurma hendaklah dengan air, sesungguhnya air itu bersih. ( H.R : Ahmad dan At-Tirmidzi )
6. Diriwayatkan dari Ibnu Umar : Adalah Nabi Saw. selesai berbuka Beliau berdoa, “Telah pergi rasa haus dan menjadi basah semua urat-urat dan pahala tetap ada Insya Allah.” ( H.R : Ad-Daaruquthni dan Abu Daud hadits hasan )
7. Pahala menyediakan Makanan Berbuka: Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani, “ Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka, maka ia mendapat pahala yang sama dengan orang yang berpuasa, sedangkan pahala orang yang berpuasa itu sendiri tidak berkurang sedikitpun.” (HR. Turmudzi. Ia berkata : Hadits ini hasan dan shohih)
8. Diriwayatkan dari Anas, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah saw: Apabila makan malam telah disediakan, maka mulailah makan sebelum shalat Maghrib, janganlah mendahulukan shalat daripada makan malam itu ( yang sudah terhidang ). ( H.R : Al-Bukhary dan Muslim )
9. Hidupkan malam Ramadhan dengan sholat: Dari Abu Hurairah ra, “Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa melakukan sholat pada malam-malam Ramadhan dengan iman dan mengharapkan keridhoan-Nya, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhori dan Muslim)
10. Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra: Sesungguhnya Rasulullah Saw. telah bersabda : Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya makan sahur itu berkah. (H.RAl-Bukhary )
11. Diriwayatkan dari Al-Miqdam bin Ma’di Yaqrib, dari Nabi Saw. bersabda : Hendaklah kamu semua makan sahur, karena sahur adalah makanan yang penuh berkah. ( H.R : An-Nasa’i )
12. Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit t berkata : Kami bersahur bersama Rasulullah Saw. kemudian kami bangkit untuk menunaikan shalat ( Shubuh ). Saya berkata : Berapa saat jarak antara keduanya ( antara waktu sahur dan waktu Shubuh )?Ia berkata : Selama orang membaca limapuluh ayat. ( H.R : Al-Bukhary danMuslim)
13. Diriwayatkan dari Amru bin Maimun, ia berkata : Adalah para sahabat Muhammad Saw. adalah orang yang paling menyegerakan berbuka dan melambatkan makan sahur. ( H.R : Al-Baihaqi )
14. Telah bersabda Rasulullah Saw: Apabila salah seorang diantara kamu mendengar adzan dan piring masih di tangannya janganlah diletakkan hendaklah ia menyelesaikan hajatnya ( makan/minum sahur )daripadanya. (H.R : Ahmad dan Abu Daud dan Al-Hakiem )
15. Memperbanyak sedekah dan tadarus Al-Qur’an
16. Dari Ibnu Abbas ra, “Rasulullah adalah orang yang paling dermawan dan lebih besar kedermawanannya pada bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya. Jibril biasanya menemuinya setiap malam Ramadhan, lalu tadarus Al-Qur’an (dengan beliau). Sungguh Rasulullah SAW ketika ditemui Jibril menjadi orang yang lebih bermurah hati dalam memberi kebaikan sehingga lebih banyak memberi dari tiupan angin.” (HR. Bukhori dan Muslim) (dari beberapa sumber/Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*