Menyingkap Rahasia Kekuatan Sedekah

Menyingkap Rahasia Kekuatan Sedekah

Ada ungkapan bijak yang menganalogikan sedekah dengan sebuah sumur. Pemberian sedekah dalam bentuk infaq, shadaqah, zakat, atau bentuk apapun bisa diibaratkan sebagai sebuah sumur yang terus mengalirkan limpahan air bening dan bersih tidak pernah putus. Ketika seseorang dengan iklas memberikan sedekah, maka dia sedang membersihkan hartanya dengan cara memberi manfaat kepada mereka yang diberi sedekah, tanpa mengurangi harta yang dimiliki. Ini seperti sumur, yang tidak akan berkurang airnya setelah ditimba, bahkan airnya menjadi semakin jernih, dan air itu bisa memberi manfaat bagi banyak orang.

Ungkapan bijak itu sebenarnya sudah dituntunkan dalam Al Qur’an melalui ayat-ayat yang berkaitan dengan kemuliaan pemberian sedekah. Allah telah berfirman, “Dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” [Qs. At Taubah: 121). Di ayat yang lain Allah berfirman, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. {Qs. Al Baqarah: 261}

Dua ayat tersebut menjadi petunjuk tentang dahsyatnya kekuatan sedekah. Amalan ini memiliki ‘daya ungkit’ luar biasa sebagai faktor perkalian untuk memperoleh pahala dan kemuliaan berlipat ganda dari Allah. Sekecil apapun sedekah yang diberikan dengan iklas, akan menjadi jalan untuk memperoleh balasan yang jauh lebih baik dari Allah. Tidak ada kebahagiaan dari seorang hamba Allah, selain mendapatkan jaminan balasan kemuliaan dari Allah. Dengan bahasa yang indah Allah menegaskan, “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan” (Qs. Al Baqarah: 245).

Selain itu, sedekah juga memiliki kekuatan sebagai jalan kemudahan bagi siapapun yang melaksanakannya. Allah akan memberi jalan keluar yang mudah dari segala pemasalahan hidup kepada mereka yang suka bersedekah. Jaminan Allah untuk memberi kemudahan solusi dari semua problematikan kehidupan tentu menjadi kekuatan luar biasa bagi orang beriman. Allah berfirman, ”Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik surga maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.“ [Qs. Al Lail: 5-8].

Kekuatan lain dari adalah sebagai obat dari segala penyakit, sekaligus sebagai jalan untuk menghindarkan diri dari murka Allah. Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda, “Jagalah harta kamu dengan zakat dan obatilah sakitmu dengan shodaqoh dan hadapilah segala cobaan dan bahaya dengan doa serta tawadhu (kerendahan hati).” (Hr.. Abu Hurairah) Di hadist yang lain disebutkan, “Obatilah orang sakit di antara kalian dengan sedekah.” Rasulullah juga bersabda, (Hr. Baihaqi). “Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan murka Allah dan dapat menolak cara mati yang buruk.” (Hr. Tirmidzi, lbnu Hibban, lbnu ‘Adi, clan Baihaqi).

Masih banyak kekuatan sedekah yang akan memberi manfaat bagi mereka yang melakukannya. Oleh karena itu, mari kita perbanyak sedekah agar bisa memetik kedahsyatan kekuatan sedekah. (Zainul Muslimin/Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*