Bagaimana Wajah dan Sosok Rasulullah? (Bagian 2)

Bagaimana Wajah dan Sosok Rasulullah? (Bagian 2)

Dalam banyak hadist dan kisah sahabat digambarkan bahwa Rasulullah adalah sosok yang tampan, berambut agak panjang dan berjenggot. Namun bagaimana sesungguhnya wajah Rasulullah yang kita cintai? Berikut ini beberapa hadist yang bisa menggambarkan wajah Rasulullah:

Wajah:
“Rasulullah Saw. bukan orang yang tinggi sekali, dan tidak pula pendek. Tidak juga putih sekali, dan tidak berwarna coklat. Rambutnya tidak terlalu keriting dan tidak terlalu lurus. Beliau diutus Allah ketika berusia empat puluh tahun dan menetap di Mekah selama sepuluh tahun dan di Madinah selama sepuluh tahun. Beliau wafat ketika berusia enam puluh tahun sementara di rambut kepala dan janggut beliau tidak lebih dari dua puluh helai uban.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Warna Kulit:
Rasulullah SAW berkulit putih bersih.Anas Ibn Malik RA berkata, “Warna kulit Rasulullah SAW putih bersih, bukan putih pucat atau hitam.’ (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Mata:
Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah yang bercerita bahwa Rasulullah saw bersabda:“Apakah kalian menyangka bahwa posisiku di sini dan di sini, demi Allah tidak terhalang dari penglihatanku ruku’ kalian ataupun sujud kalian. Sesungguhnya aku dapat melihat apa yang ada di belakang punggungku.” Dalam riwayat Muslim dari Anas ibn Malik, Rasulullah saw bersabda: “Wahai manusia, saya berada di depan kalian, jangan mendahului aku dalam ruku’ dan jangan pula dalam sujud. Sesungguhnya aku melihat kalian baik yang berada di depan maupun yang dibelakang.”

Hidung:
Dari Hasan Ibn Ali Ra, saya bertanya kepada pamanku, Hind ibn Abi Halah tentang hidung Rasulullah Saw. Beliau menjawab, “Rasulullah SAW memiliki hidung yang mancung namun kecil tulang hidungnya.” (HR. Ibn Sa’ad)

Gigi:
Diriwayatkan dari Hasan Ibn Ali Ibn Abi Thalib Ra , saya bertanya kepada pamanku, Hind Ibn Abi Halah tentang gigi Rasulullah Saw, beliau menjawab: “Rasulullah Saw memiliki bibir yang tipis dan ada sela di gigi serinya.” (HR. Ibn Sa’ad). Ibn Abbas meriwayatkan, “Gigi depan Rasulullah Saw tampak renggang. Ketika berbicara di antara gigi depan beliau itu seperti keluar cahaya.” (HR. al-Tirmidzi dan al-Darimi)

Rambut:
Rambut Rasulullah saw ikal bergelombang, bukan lurus, panjang sampai menyentuh bahu. Warna rambutnya hitam, ketika semakin tua, rambut Rasulullah Saw pun mulai beruban. Bar’ah bin Azib bercerita bahwa: “Saya tidak pernah melihat seorang pun yang lebih baik ketika mengenakan pakaian berwarna merah dari Rasulullah Saw. Ujung rambut beliau tergerai menyentuh pundak beliau. ” (HR al-Bukhairi dan Muslim). Dari Abu Hurairah Ra, “Rambut Rasulullah Saw sangat hitam” (HR. al-Baihaqi). Dari Qatadah ia berkata:” Saya bertanya kepada Anas bin Malik ra.: Bagaimana keadaan rambut Rasulullah Saw.? Anas bin Malik menjawab: Rambutnya ikal berombak tidak keriting dan tidak lurus dan terurai sampai sebatas pundaknya.” (HR. Muslim)

Uban:
Rambut Nabi Saw beruban Hadis riwayat Abu Juhaifah Ra, Dari Zuhair dari Ishak dari Abu Juhaifah ia berkata: “Aku pernah melihat Nabi Saw. rambut beliau yang di sini berwarna putih.” Zuhair meletakkan sebagian jari-jarinya pada bagian bawah bibir. Lebih lanjut dikatakan kepada Zuhair: “Anda sudah sebesar siapa saat itu?” Zuhair menjawab: “Aku sudah bisa meruncingkan anak panah dan merekatkan bulu padanya”

Janggut/jenggot:
Ali Ibn Abi Thalib RA meriwayatkan : “Kepala baginda Rasulullah Saw tidak kecil dan jenggotnya tebal.” (HR. Ahmad). Al-Bara’ Ibn Azib RA berkata : “Rasulullah SAW memiliki jenggot yang tebal .” (HR. al-Nasa’i). Sa’ad Ibn Abi Waqash RA berkata , “Jenggot dan rambut Rasulullah Saw lebat dan hitam.” (HR. Ibn Sa’ad) (dari beberapa sumber: Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*