Tuntunan Ketika Ditimpa Musibah

Tuntunan Ketika Ditimpa Musibah

Allah akan selalu menguji hambanya dengan berbagai bentuk ujian. Dan Allah juga telah memberi tuntunan kepada hambanya yang beriman ketika menghadapi ujian.
“Orang-orang yang apabila tertimpa musibah mereka mengatakan: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (Sesungguhnya kami ini milik Allah dan kami akan kembali kepada-Nya). Mereka itu mendapatkan salawat (pujian) dan rahmah. Merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Surah Al Baqarah 156-157)

Nabi Shalallahu ‘alaihi wa salam juga memberikan petunjuk kepada kita apa yang harus diucapkan ketika kita tertimpa musibah, besar atau kecil, dengan mengucapkan kalimat istirja’ (inna lillahi wa inna ilaihi raji’un), Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Hendaklah salah seorang kamu mengucapkan istirja’ dalam segala hal (musibah) meskipun yang terjadi pada tadi sandalnya. Sebab yang demikian tergolong musibah.” (Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadist ini hasan setelah melihat adanya penguat hadith ini berasal dari Ibnu Sunni dengan sanad lemah (Al Kalimuth Thayyib, Ibnu Taimiyah, tahqiq Al Albani, hal.81)

Ummu Salamah mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Seseorang yang tertimpa musibah lalu ia berkata, Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un dan berdoa : Allahuma jurnii fi musibatii wakhluf liya khairan minhaa (Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik daripadanya). Niscaya Allah akan memberinya pahala karena musibah itu dan menggantikan untuknya dengan yang lebih baik.” (HR. Muslim 3/37-38).

Dengan demikian semestinya tindakan seorang mukmin dalam menghadapi segala macam musibah dengan tetap dalam keadaan sabar, shalat, istiqamah dan mengharap pahala serta ampunan Allah. (Anton)
sedih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*