“Jembatan” Tawaf Selesai Dibongkar

“Jembatan” Tawaf Selesai Dibongkar

jembatan tawafLama tidak terdengar kabar kelanjutannya, pembongkaran ‘ring’ jalur tawaf yang biasa disebut ‘mataf’ itu nyaris bersih. Area di seputaran Kakbah sudah mulai tampak longgar seperti sedia kala. Pembongkaran ini terkait pelaksanaan proyek perluasan Masjidil Haram sudah dalam penyelesaian sehingga jembatan ‘mataf’ yang dibangun khusus untuk memudahkan jemaah dalam melaksanakan tawaf semasa sebagian Masjidil Haram ditutup itu kini dirampungkan sebelum Ramadhan tiba.

Seperti diberitakan Saudi Gazette, jembatan sementara tersebut dibangun pada Agustus 2013 untuk mengurangi kepadatan yang sesak karena pelaksanaan tahap ketiga proyek perluasan masjid.
Pembongkaran dilakukan secara bertahap sejak 10 Maret 2016. Dikutip dari Alwatan.com, Menteri Dalam Negeri Muhammad bin Naif menggelar rapat yang dihadiri oleh Perusahaan Bin Laden Muhammad abbas, Kementerian Haji Arab Saudi Dr. Bandar Bin Muhammad Hajjar dan perwakilan dari umm al-Qura University, Mekkah.
Dalam pertemuan tersebut Menteri dalam negeri Arab Saudi Muhammad bin Naif membahas penyelesaian pembongkaran area tawaf di sekeliling Kabah dan akan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan selesai sampai bulan Sya’bah. “Kondisi per hari ini sudah lebih 70 persen proses pelepasannya,” demikian penjelasan Staf Teknis III Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) Ahmad Jauhari melalui pesan singkat, Ahad, (24/04/2016).
Menurut Jauhari, meski posisi jembatan yang dilepas berada pada areal utama tempat tawaf tetapi tidak menghentikan aktivitas ibadah jemaah. “Pada saat pelepasan ring mataf, aktivitas umrah tetap berjalan. Hanya untuk wilayah yang dilepas dan terdapat alat berat disterilkan dari lalu lalang jemaah,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Komite Teknis Mataf di Umm al-Qura University, Faisal Wafa seperti dikutip dari Arab News, Rabu (13/04/2016) lalu, mengatakan bahwa jembatan semi permanen ini akan dibongkar sampai 20 Shaban demi mengejar batas waktu pekerjaan mataf, yaitu pada bulan Ramadhan. “Pekerjaan akan dilakukan sepanjang hari,” katanya. Staf dari Umm al-Qura University yang juga ketua komite teknis mataf ini menyampaikan, tujuan di balik pembangunan jembatan sementara telah berhasil ditunaikan. “Sudah tiba waktunya dibongkar lagi,’’ katanya.

Dia mengatakan kontraktor proyek perluasan Masjidil Haram melaksanakan proses pembongkaran bekerja sama dengan aparat keamanan dari Masjidil Haram, Pertahanan Sipil dan komite teknis untuk memastikan tingkat keamanan tertinggi untuk para jamaah yang terus dapat melaksanakan ibadah selama 24 jam. Truk untuk mengangkut material dari pembongkaran itu, akan masuk ke area mataf melalui daerah Al-Shabakah.

Dijelaskan lebih lannjut, lantai pertama dari mataf telah dikhususkan bagi jamaah yang menggunakan kursi roda manual yang didorong. Sedangkan lantai mezzanine untuk jamaah yang menggunakan kursi listrik. Wafa mengatakan seluruh tahap ketiga dari proyek perluasan dari daerah Al-Shamiyah, semua lantai mataf dan langit-langit akan siap untuk digunakan selama Ramadhan 2016 ini. (gomuslim/ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*