Tuntunan Mengenakan Sandal

Tuntunan Mengenakan Sandal

Dari Jair ia berkata, Aku telah mendengar Nabi Saw
bersabda pada suatu pertempuran yang kami ikuti,”Biasakanlah bersandal
(bersepatu), karena orang itu selalu berada di atas alas kakinya.”(HR.
Muslim, kitab allibas wa azzinah, 3.912)

Bersandal termasuk salah satu diantara sekian banyak ajaran Islam. Ini menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak hanya menyangkut persoalan-persoalan yang besar saja, tetapi juga menyangkut hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dengan masalah bersandal, antara lain;

Pertama. Tidak boleh berjalan hanya dengan sandal sebelah saja. Jika yang ada hanya sandal yang sebelah saja (kanan atau kiri) maka tidak boleh dipakai sehingga lengkap kanan dan kiri. Dari Abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah Saw.
bersabda,”Janganlah seseorang di antara kamu berjalan dengan sandal
(sepatu) sebelah kaki, dan hendaklah dia memakai keduanya bersama-sama, atau
hendaklah dia melepas kedua-duanya bersama-sama.”(HR. Bukhari, kitab
allibas, 5408) Hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab
allibas wa azzinah, 3916.

Dari Abu Hurairah RA ia berkata: Aku telah mendengar
Rasulullah SAW bersabda,”Apabila tali sandal (sepatu) seseorang di antara
kamu putus, maka janganlah ia berjalan dengan sepatu sebelah sehingga dia
memperbaikinya.”(HR. Muslim, kitab allibas waz zinah, 3915)

Kedua. Ketika bersandal supaya mendahulukan yang kanan dan ketika melepas dimulai dari yang kiri. Kesalahan yang sering terjadi dalam bersandal adalah ketika
seseorang hendak masuk atau keluar masjid atau musholla. Karena ketentuan pada
keduanya adalah berbeda, yaitu melepas sandal harus mendahulukan yang kiri,
sedang masuk masjid harus mendahulukan yang kanan, begitu juga sebaliknya.
Karena kurangnya kesabaran atau karena ketergesa-gesaan terkadang begitu
melepas yang kiri maka kaki kiri langsung masuk masjid atau mushalla dan
begitu juga sebaliknya.

Dari Abu Hurairah RA, sesungguhnya Rasulullah SAW
bersabda,”Apabila seseorang di antara kalian pakai sandal maka hendaklah
ia memulai dari kaki kanan, dan apabila ia melepasnya maka mulailah dari yang
kiri. Gunakanlah sepasang sandal (sepatu) atau lepaslah kedua-duanya (jangan
hanya sebelah).”(HR. Muslim, kitab allibas wa azzinah, 3913)

Tentu saja ketika akan memakai atau melepas sandal
terlebih dulu harus berdo’a sebagaimana umumnya pada perintah yang lain.
Wallahu a’lam. (Fathur Rahman,M.PdI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*