Mengenal Bank Syariah

Mengenal Bank Syariah

Bank syariah menjadi salah satu institusi keuangan yang perkembangnya paling pesat. Para pelaku bisnis perbankan dan masyarakat umum mulai melihat potensi besar sistem keuangan yang dikelola secara syariah. Wajar bila akhirnya bank syariah tumbuh pesat sehingga hampir semua bank besar sudah membentuk unit layanan syariah.

 

Lalu apa yang dimaksud dengan bank syariah? Bank Syariah adalah Bank Umum yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Dalam menjalankan usahanya menerapkan prinsip syariah, yaitu aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan/atau pembiayaan kegiatan usaha, atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan syariah. Berikut tabel perbedaan antara Bank Syariah dari Bank Konvensional

Tabel Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah

No.

Bank Syariah

Bank Konvensional

1.

Berinvestasi pada usaha yang halal

Bebas Nilai

2.

Atas dasar bagi hasil, margin keuntungan dan fee

Sistem bunga

3.

Besaran bagi hasil beubah-ubah tergantung kinerja usaha

Besarannya tetap

4.

Profit dan falah oriented

Profit oriented

5.

Pola hubungan kemitraan

Hubungan debitur-kreditur

6.

Ada Dewan Pengawas Syariah

Tidak ada lembaga sejenis

 

Perbedaan antara Prinsip Bagi Hasil Bank Syariah dengan Sistem Bunga Bank Konvensional
J: Lihat tabel dibawah ini.

No.

Sistem Bunga

Sistem Bagi Hasil

1.

Penentuan suku bunga dibuat pada waktu akad dengan pedoman harus selalu untung untuk pihak Bank

Penentuan besarnya resiko bagi hasil dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung dan rugi.

2.

Besarnya prosentase berdasarkan pada jumlah uang (modal) yang dipinjamkan

Besarnya nisbah (rasio) bagi hasil berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh

3.

Tidak tergantung kepada kinerja usaha. Jumlah pembayaran bunga tidak mengikat meskipun jumlah keuntungan berlipat ganda saat keadaan ekonomi sedang baik

Tergantung kepada kinerja usaha. Jumlah pembagian bagi hasil meningkat sesuai dengan peningkatan jumlah pendapatan

4.

Eksistensi bunga diragukan kehalalannya oleh semua agama termasuk agama Islam

Tidak ada agama yang meragukan keabsahan bagi hasil

5.

Pembayaran bunga tetap seperti yang dijanjikan tanpa pertimbangan proyek yang dijalankan oleh pihak nasabah untung atau rugi

Bagi hasil tergantung kepada keuntungan proyek yang dijalankan. Jika proyek itu tidak mendapatkan keuntungan maka kerugian akan ditanggung bersama oleh kedua belah pihak

Dengan mengenal perbedaam itu tentunya kita semua semakin yakin bahwa pilihan palin tepat bagi umat Islam adalah bank syariah. (dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*