Kehidupan Yang Baik

Kehidupan Yang Baik

Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. An Nahl: 97)

Setiap orang pada dasarnya menginginkan kehidupan yang
baik, walaupun kebaikan yang diharapkan hanya sebatas kehidupan dunia. Namun
ada juga yang mendambakan kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu diantara manusia ada orang yang bendoa: “Ya Tuhan Kami, berilah kami
(kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di
akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami,
berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami
dari siksa neraka”. (QS. Al Baqarah:200-201)

Bagaimana jalan meraih kebaikan hidup di dunia dan akherat? Berikut ini beberapa langkah yang bisa menjadi panduan langkah untuk meraih kebaikan dan kebahagiaan itu.
Pertama. Beriman dan beramal shalih.

Iman adalah kunci diterima tidaknya suatu amalan. Iman
adalah sumber ketenangan dan keamanan. “Orang-orang yang beriman dan
tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah
yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk”.(QS. Al An’am (6):82)

Kedua. Memperbanyak mengingat Allah.

Kehidupan yang baik tidak identik dengan materi, walaupun
materi juga menjadi bagian dari sumber kebaikan hidup seseorang. Kehidupan yang
baik pada hakikatnya adalah kehidupan yang diwarnai dengan kondisi kejiwaan
yang baik. Di dalam Al Qur’an diterangkan bahwa ketenangan atau ketentraman
jiwa hanya didapatkan dengan dzikrullah. Seseorang akan senantiasa mendapatkan
ketenangan apabila banyak mengingat Allah.
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka
menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat
Allah-lah hati menjadi tenteram”.(QS. Ar Ra’du: 28)

Ketiga. Berhasil dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup.

Hidup dan mati adalah ujian (QS.
Al Mulk: 2). Selama seseorang masih hidup di dunia, maka ia akan diuji oleh
Allah dengan berbabagai macam ujian dan cobaan (QS. Al Baqarah:155).
Apalagi orang yang telah mengikrarkan diri sebagai orang iman, pasti mereka
akan diuji.(QS. Al Ankabut: 2). Bahkan Allah mengingatkan dengan firman-Nya “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang
kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka
ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan
bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman
bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat.(QS. Al Baqarah: 214).
Dengan selalu memohon kepada Allah, semoga kita menjadi orang-orang yang sukses
dan mendapatkan kehidupan yang baik. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*